Eemoo-Esprit

Buah Sayur Ikan Daging and Friends

Makan Cabai isi Capsaicin mulut terbakar, perlukah minum air untuk meredakannya?



Makan cabai, bagi kita orang Indonesia makan cabai dengan segala olahannya merupakan santapan sehari-hari...rasa terbakar nggak masalah......
tapi kenapa bisa muncul sensasi terbakar di mulut, apa gunanya rasa terbakar tersebut, dan bagaimana aplikasi cabai selain digunakan untuk sambel?

Kapsaisin (8-metil-N-vanilil-6-nonenamida) termasuk di dalam Kapsaisinoid, yaitu zat pedas aktif yang ada dalam tumbuh-tumbuhan, seperti cabai.

Rasa pedas ini muncul karena kapsaisin menciptakan isyarat yang sama bagi otak seperti saat kulit terkena panas. Berbeda dengan panas, rasa panas dari lidah ini hanya "rasa", bukan terbakar sesungguhnya.

Polisi sering menggunakan kapsaisin untuk menggendalikan massa demonstran. Cairan kapsaisin ini lazim disebut "gas airmata", yang mudah membuat iritasi orang.

Tidak semua makhluk bisa merasa pedas. Burung misalnya, sama sekali tidak dapat merasakan pedas. Jadi burung bisa mengudap cabai dengan leluasa. Penggemar burungpun sering mencampur makanan dengan kapsaisin agar tidak dimakan bajing. Bajing peka terhadap pedas, sedangkan burung sama sekali tidak berpengaruh.

Rasa pedas ini diukur dengan skala yang disebut Scoville. Kapsaisin murni mengandung 15 juta Scoville. Menurut Guinness Book of Records, cabai paling pedas adalah jenis Red savina habanero dengan ukuran 577 ribu unit Scoville. Tetapi ada klaim sejenis cabai di India, Naga jolokia yang mencapai 855 ribu Scoville.

TIDAK LARUT AIR
Kapsaisin adalah zat nonpolar, tidak bisa dicampur air, persis seperti minyak. Jadi jika terasa pedas tidak akan sembuh dengan meminum air karena kapsaisin tidak larut, bahkan dengan air kapsaisin bisa merata di dalam rongga mulut.
Cara terbaik menghilangkan pedas adalah dengan lemak atau minyak. Kedua zat itu melarutkan kapsaisin sehingga mudah lenyap dari dalam mulut. Kapsaisin juga memiliki efek antikoagulan.

Kapsaicin krim terutama digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan gatal-gatal. Kondisi itu digunakan untuk mencakup:

     Sakit punggung
     Radang kandung lendir
     Fibromyalgia
     Nyeri sendi
     Nyeri otot
     Nerve Pain
     Osteoartritis
     Karena neuropati diabetes Pain
     Phantom nyeri setelah amputasi
     Neuralgia pasca-herpes
     Pasca-bedah nyeri neuropatik
     Gatal-gatal (gatal)
     Rheumatoid arthritis

Ketika diterapkan pada kulit, krim kapsaicin  menguras substansi neurokimia-P yang mengirimkan rasa sakit.
Kapsaicin krim menghasilkan pengurangan sementara terhadap rasa sakit sehingga harus digunakan secara teratur untuk menghilangkan rasa sakit yang berkepanjangan.

nama lain :
(E)-N-(4-Hydroxy-3-methoxybenzyl) -8-methylnon-6-enamide,
trans-8-Methyl-N-vanillylnon -6-enamide, (E)-Capsaicin,
CPS, C

Kapsaisin/Capsaisin dalam Obat tempel Koyo
Koyo mengandung metil salisilat dan capsaicin yang mekanisme kerjanya dalam meredakan rasa nyeri adalah melalui interaksi senyawa capsaicin dengan neuron kemudian masuk ke dalam membran sel yang memberi sinyal ke otak dan terjadi reaksi eksoterm yang menyerap pada rasa nyeri sehingga penggunaan koyo lebih baik daripada menggunakan obat oral.
Agar penggunaan koyo tidak menimbulkan efek yang buruk, ada baiknya penggunaan koyo disesuaikan dengan kriteria dosis yang dianjurkan atau sesuai dengan petunjuk dokter. Serta, jangan terlalu lama menempelkannya pada tubuh, karena batas maksimal reaksinya hanya 6-8 jam. Hindari penggunaan obat yang terlalu berlebihan, artinya jika tubuh kita masih mampu menahan rasa nyeri jangan terburu-buru mencari atau mengonsumsi obat, khususnya obat-obatan sintetis.

Lebih baik konsultasikan dengan dokter anda sebelum memakainya secara ala kadarnya.

referensi :
http://altmedicine.about.com/od/completeazindex/a/capsaicin_cream.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Capsaicin
http://osteoarthritis.about.com/od/painrelief/a/capsaicin.htm
http://wahyoe-analisiskimia.blogspot.com/2011/01/mekanisme-reaksi-kimia-pada-koyo.html
http://www.anneahira.com/manfaat-cabe.htm

Blackberry : Nilai Gizi Nutrisi dalam buah blackberry liar



Blackberry ini adalah buah hasil dari salah satu dari beberapa spesies dalam genus Rubus dari keluarga Rosaceae.

Budidaya terjadi di negara bagian Oregon yang terletak di Amerika Serikat. Tercatat pada tahun 1995 dan 2006: 6.180 hektar (25 km2) menjadi 6.900 hektar (28 km2) blackberry, memproduksi 42,6-41.500.000 pound, membuat Oregon produsen blackberry terkemuka di dunia.

Blackberry merupakan buah lunak, populer untuk digunakan dalam makanan pencuci mulut, selai, jeli tanpa biji dan kadang-kadang dijadikan "wine". Blackberry juga sering dicampur dengan apel untuk kue.

Karena ada bukti forensik dari Zaman Besi Perempuan Haraldskær mengkonsumsi blackberry 2500 tahun yang lalu, maka wajar untuk menyimpulkan bahwa blackberry telah dimakan oleh manusia selama ribuan tahun.

Ekstrak tanaman ini kaya akan anthrocyanin, flavonoid, dan senyawa fenol. Blackberry juga mempunyai kemampuan menyerap radikal oksigen (ORAC) melawan radikal perosokil, superoksida, hidrogen peroksida, radikal hidroksil, dan singlet oksigen.

Blackberry yang terkenal karena kandungan gizi yang tinggi serat, vitamin C, vitamin K, asam folat - vitamin B, dan mineral esensial, mangan.

Nilai Gizi Nutrisi dalam blackberry liar per 100 gram Nutrisi dalam blackberry liar - % Nilai Harian
Energi 43 kkal
Fiber, total diet 5,3 g - 21%
Gula, total 4,9 g
Kalsium, Ca 29 mg  - 3%
Magnesium, Mg 20 mg  - 5%
Mangan, Mn 0,6 mg  - 32%
Tembaga, Cu 0,2 mg  - 8%
Kalium, K 162 mg  - 5%
Sodium, Na 1 mg  - 0%
Vitamin C, asam askorbat 21 mg total  - 35%
Vitamin A, IU 214 IU  - 4%
Vitamin K, mg 20 mg  - 25%
Asam folat, mg 36 mg  - 9%
Carotene, beta 128 mg  - ne
Lutein + zeaxanthin 118 mg  - ne

ne: Harian Nilai tidak ditetapkan

sumber :

Kandungan Gizi buah Cempedak, Chempedak, chempedek

  
Cempedak, Chempedak, chempedek adalah tanaman buah-buahan dari famili Moraceae. Bentuk buah, rasa dan keharumannya seperti nangka, meski aromanya kerap kali menusuk kuat mirip buah durian. Kadang Cempedak diberi nama ugly cousin of the jackfruit (kemenakan jelek nangka, karena memang sekilas mirip nangka yang buruk). Cempedak memiliki kadar antioksidan menengah. (lihat daftar kandungan antioksidan pada buah-buahan)

Nama umum  : Cempedak, Moraceae, Chempedak, Artocarpus champeden
Nama Etnis : Cempedak (Indonesia), Bankong (Malaysia), Champada (Thailand), Mit to nu (Vietnam), baroh (Kep. Lingga dan Johor), nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), tiwadak (Banjar)
Nama Ilmiah : Artocarpus integer

Tanaman ini berasal dari Asia Tenggara, dan menyebar luas mulai dari wilayah Tenasserim di Burma, Semenanjung Malaya termasuk Thailand, dan sebagian Kepulauan Nusantara: Sumatra, Borneo, Sulawesi, Maluku hingga ke Papua. Juga banyak didapati di Jawa bagian barat.

Pohon yang selalu hijau, sedang besarnya, tingginya dapat mencapai 20 m meski kebanyakan hanya belasan meter. Ranting-ranting dan pucuk dengan rambut halus dan kaku, kecoklatan. Berumah satu (monoecious).
Buah cempedak

Daun tipis agak kaku seperti kulit, bertangkai, bulat telur terbalik sampai jorong, 2,5-5 × 5-25 cm, bertepi rata (integer, utuh), dengan pangkal berbentuk pasak sampai membulat, dan ujung meruncing (acuminate). Tangkai daun 1-3 cm. Daun penumpu bulat telur memanjang, meruncing, berambut kawat, mudah rontok dan meninggalkan bekas berupa cincin pada ranting.

Perbungaan sendiri-sendiri, muncul di ketiak daun, pada cabang besar atau pada batang utama (cauliflory), pada pucuk pendek khusus yang berdaun. Karangan bunga jantan berbentuk bongkol seperti gada atau gelendong, 1 × 3-5,5 cm, hijau pucat atau kekuningan, bertangkai 3-6 cm. Bongkol bunga betina berbentuk gada memanjang, dengan bunga-bunga yang tertancap sedalam 1,5 mm dalam poros bongkol dan bagian bebas sekitar 3 mm.

Buah semu majemuk (syncarp) berbentuk silinder sampai bulat, 10-15 × 20-35 cm, kehijauan, kekuningan sampai kecoklatan, dengan tonjolan piramidal serupa duri lunak yang rapat atau licin berpetak-petak dengan mata faset. 'Daging buah' sesungguhnya adalah perhiasan bunga yang membesar dan menebal, putih kekuningan sampai jingga, manis dan harum, bertekstur lembut, licin berlendir di lidah dan agak berserat. Tidak seperti nangka, keseluruhan massa daging buah beserta bunga-bunga steril atau gagal (dikenal sebagai 'dami') mudah lepas dari poros ('hati') buah semu apabila masak. Biji bulat gepeng atau memanjang, 2-3 cm.

Kandungan Gizi Cempedak, Chempedak, chempedek dalam 100 gram.

Vitamins (Per 100 g)
Vitamin A 200 SI
Vitamin B1
thiamine)
0.01 mg
Vitamin C
(Ascorbic Acid)
15 mg
Minerals ( Per 100 g)
Carbohydrate 28.6 g
Calcium 20 mg
Phosphorous 30 mg
Iron 1.5 mg
Energy 116 [kcal]
Protein 3.0 g
Fat 0.4 g
Kandungan gizi, Source: Directorate Nutrition Department of Health (1992)