Kandungan Gizi Sawo Manila - Sapodilla


Sawo manila - atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama sapodilla (Manilkara zapota) adalah pohon buah yang berumur panjang. Pohon dan buahnya dikenal dengan beberapa nama seperti sawo (Ind., Jw.), sauh atau sauh manila, atau ciku (Mly.).

Nama-namanya dalam berbagai bahasa: chico (Filipina), ciku (Malaysia), chikoo atau sapota (India), sofeda (Bangladesh), xa pô chê atau hồng xiêm (Vietnam), rata-mi (Sri Lanka), lamoot (ละมุด) di Thailand, Laos dan Kamboja, níspero (Venezuela), sugardilly (Kep. Bahama), naseberry (Hindia Barat), sapote (Nicaragua), sapoti (Brazil), sapotillier (bahasa Perancis) dan sapodilla (bahasa Inggris).

Tanaman ini diperkirakan berasal dari daerah Guatemala, Meksiko dan Hindia Barat. Para penjajah bangsa Spanyol membawanya dari Meksiko ke Filipina, dan kemungkinan dari sana menyebar ke Asia Tenggara.

Rasanya  - manis dan menyenangkan, seperti mulai dari rasa buah pir digabung renyah gula merah.

Kini sawo manila telah ditanam di banyak daerah tropis di dunia. Koleksi plasma nutfah sawo manila terdapat di Los Banos (Filipina), Queensland (Australia), India, Kuba, Brazil, Kosta Rika, Florida dan Hawaii (Amerika Serikat) dan beberapa negara lain.


Pohon yang besar dan rindang, dapat tumbuh hingga setinggi 30-40 m. Bercabang rendah, batang sawo manila berkulit kasar abu-abu kehitaman sampai coklat tua. Seluruh bagiannya mengandung lateks, getah berwarna putih susu yang kental.

Daun tunggal, terletak berseling, sering mengumpul pada ujung ranting. Helai daun bertepi rata, sedikit berbulu, hijau tua mengkilap, bentuk bundar-telur jorong sampai agak lanset, 1,5-7 x 3,5-15 cm, pangkal dan ujungnya bentuk baji, bertangkai 1-3,5 cm, tulang daun utama menonjol di sisi sebelah bawah.

Bunga-bunga tunggal terletak di ketiak daun dekat ujung ranting, bertangkai 1-2 cm, kerapkali menggantung, diameter bunga s/d 1,5 cm, sisi luarnya berbulu kecoklatan, berbilangan 6. Kelopak biasanya tersusun dalam dua lingkaran; mahkota bentuk genta, putih, berbagi sampai setengah panjang tabung.

Buah buni bertangkai pendek, bulat, bulat telur atau jorong, 3-6 x 3-8 cm, coklat kemerahan sampai kekuningan di luarnya dengan sisik-sisik kasar coklat yang mudah mengelupas, sering dengan sisa tangkai putik yang mengering di ujungnya. Berkulit tipis, dengan daging buah yang lembut dan kadang-kadang memasir, coklat kemerahan sampai kekuningan, manis dan mengandung banyak sari buah. Berbiji sampai 12 butir, namun kebanyakan kurang dari 6, lonjong pipih, hitam atau kecoklatan mengkilap, panjang lk. 2 cm, keping biji berwarna putih lilin.

Nilai kandungan gizi Sawo Manila segar per 100 g.
(Sumber: USDA National Nutrient data base) Prinsip Nilai Gizi Persentase AKG
Energi 83 Kcal 4%
Karbohidrat 19,9 g 15%
Protein 0,44 g <1%
Total Lemak 1,10 g 3,5%
Kolesterol 0 mg 0%
Serat diet 5.3 g 14%
Vitamin
Folates 14 mcg 3,5%
Niacin 0.200 mg 1%
Asam pantotenat 0,252 mg 5%
Pyridoxine 0,037 mg 3%
Riboflavin 0,020 mg 1,5%
Thiamin 0,058 mg 5%
Vitamin A IU 60 2%
Vitamin C 14,7 mg 24,5%
Elektrolit
Sodium 12 mg 1%
Kalium 193 mg 4%
Mineral
Kalsium 21 mg 2%
Tembaga 0,086 mg 9%
Besi 0.80mg 10%
Magnesium 12mg 3%
Fosfor 12 mg 2%
Fosfor
Zinc 0.10 mg 1%

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar