Kandungan Gizi Asparagus

Rata Penuh
Asparagus, dalam pengertian umum, adalah suatu jenis sayuran dari satu spesies tumbuhan genus Asparagus, terutama batang muda dari Asparagus officinalis. Asparagus telah digunakan sejak lama sebagai bahan makanan karena rasanya yang sedap dan sifat diuretiknya. Dengan adanya sifat diuretik tersebut, asparagus berkhasiat untuk memperlancar saluran urin sehingga mampu memperbaiki kinerja ginjal. Asparagus merupakan sumber terbaik asam folat nabati, sangat rendah kalori, tidak mengandung lemak atau kolesterol, serta mengandung sangat sedikit natrium. Tumbuhan ini juga merupakan sumber rutin, suatu senyawa yang dapat memperkuat dinding kapiler.
Asparagus rendah kalori, tidak mengandung kolesterol dan sangat rendah sodium. Ini juga merupakan sumber yang baik untuk vitamin B6, kalsium, magnesium dan seng, dan sumber yang sangat baik serat, protein, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, thiamin, riboflavin, rutin, niacin, asam folat, besi, fosfor, kalium, tembaga, mangan dan selenium. Asam amino asparagina berasal dari asparagus, tanaman asparagus kaya akan kandungan bahan yang satu ini.



Tangkai asparagus betina lebih gemuk dan padat dari tangkai jantan. Asparagus yang lebih empuk merupakan asparagus yang berwarna hijau atau putih dan bukan yang tipis. Asparagus tidak bisa disimpan berlama-lama. Gunakan hari yang sama atau dalam jangka waktu 3 hari.
Asparagus dapat disajikan dingin dengan saus favorit Anda yang rendah lemak atau dapat ditambahkan ke berbagai macam salad. Asparagus juga dapat disajikan lezat dengan jus lemon segar. Asparagus yang dikukus selalu merupakan tambahan yang bagus untuk makanan apapun dan pastinya dapat digunakan untuk membuat sup asparagus yang lezat dan tersohor itu.

Asparagus umumnya tersedia dari pertengahan Februari sampai Juni, dengan musim puncak dari bulan April sampai Juni. Ketika membeli asparagus cari yang kemasannya tertutup, rapih atau tersusun rapat, licin, batang berbentuk bulat seperti tombak dan penampilannya segar. Pilih asparagus yang kaya dengan warna hijau.


Yang patut dihindari:
Asparagus yang terbuka dan berantakan, berjamur atau busuk, dan batang asparagus yang berusuk. Hindari juga asparagus yang berpasir, karena sulit untuk membersihkan pasir dengan mencuci.

Pemilihan:
Ketika memilih asparagus, biarkan sekitar 1 / 2 pon per porsi. Satu pon akan ada sekitar 14 batang, dengan panjang 9-10 inci dan tebal antara 1 / 2 sampai 3 / 4 inci.

Penyimpanan:
Taruh asparagus di lemari es dengan berdiri tegak dalam wadah atau air. Hal ini membuat asparagus segar dan renyah. Jika hal ini tidak memungkinkan, bungkus bagian bawah asparagus dengan handuk basah. Gunakan sesegera mungkin. Asparagus akan bertahan di kulkas tiga sampai lima hari.


Kandungan Gizi Asparagus per 100 g (3.5 oz)
Energi 85 kJ (20 kcal)
Karbohidrat 3,88 g
Gula 1,88 g
Diet serat 2,1 g
Lemak 0,12 g
Protein 2.20 g
Thiamine (Vit. B1) 0,143 mg (11%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,141 mg (9%)
Niacin (Vit. B3) 0,978 mg (7%)
Asam pantotenat (B5) 0,274 mg (5%)
Vitamin B6 0,091 mg (7%)
Folat (Vit. B9) 52 mg (13%)
Vitamin C 5,6 mg (9%)
Kalsium 24 mg (2%)
Besi 2,14 mg (17%)
Magnesium 14 mg (4%)
Fosfor 52 mg (7%)
Kalium 202 mg (4%)
Seng 0,54 mg (5%)
Mangan 0,158 mg
Persentase yang relatif ke US rekomendasi untuk orang dewasa.
Sumber: USDA Nutrient database

Tidak ada komentar:

Posting Komentar