Tahapan Menuju Kematian

Apa Reaksi Anda jika Anda tahu hidup Anda tidak lama Lagi


  
Kematian adalah tahapan paling sulit bagi manusia, tetapi kita bisa menolong serta mengerti bagaimana manusia berjuang menuju kematian. Ada beberapa tahapan yang akan dilalui setiap individu menuju kematian. Mengetahui tahapan-tahapan menuju kematian yang ditulis oleh Elisabeth Kübler-Ross, M.D. (July 8, 1926 – August 24, 2004) dalam bukunya berjudul "On Death and Dying" pada tahun 1969, dapat menolong kita untuk mengerti penderita yang sedang berjuang menghadapi kematian disaat yang sama dapat membantu keluarga yang akan ditinggalkan.

Tahap Pertama:Penyangkalan dan Pengasingan (Denial and Isolation)
  • Terjadinya respon keterkejutan sementara pasien terhadap berita buruk. 
  • Timbul sikap mengasingan diri dari beberapa orang, bahkan anggota keluarga serta lingkungan
  • Sikap penyangkalan sehingga mengasingkan diri muncul setiap kali sang penderita mendengar perkembangan baru atau merasa bahwa dirinya semakin dekat dengan kematian.

Tahap Kedua:Kemarahan (Anger)

  • Kemarahan kepada diri sendiri
    • Penderita mulai marah serta menyalahkan diri sendiri seperti "mengapa sampai saya sakit", "aku memiliki pola hidup sehat", "keluargaku semua sehat", "diet dan makananku ku jaga"
  • Kemarahan kepada keluarga
    • Kemarahan yang mulai menyalahkan keluarga, nenek moyang atau keturunan, seperti "mengapa dulu ayah saya menikah dengan ibu saya"Tuhan, atau sebaliknya "mungkin ini penyakit kutukan dari nenek moyang"
  • Kemarahan kepada lingkungan
    • Bentuk kemarahan yang menyalahkan lingkungan seperti, "mengapa dulu kita tinggal di tempat ini", "mengapa lingkungan di tempat ini masih tetap di huni orang". Apabila penderita berada di rumah sakit dia mulai menyalahkan para tenaga medis.
  • Kemarahan kepada Tuhan
    • Kemarahan yang sangat ditakutkan, oleh semua orang, terutama orang-orang terdekat yang hidup disekitar penderita. Kemarahan yang terjadi dengan menyalahkan Tuhan sehingga seakan-akan penderita menyalahkan Tuhan, “Mengapa harus saya?”, "koq, Tuhan kejam sekali", "koq, Tuhan tega amat sih"

Sikap kemarahan yang timbul yang begitu dikhawatirkan adalah sikap menyalahkan Tuhan. Apabila seseorang meninggal dalam fase ini maka dia mati dalam keadaan tidak percaya Tuhan lagi(marah terhadap Tuhan). Disinilah peran keluarga dan pihak medis untuk melewati faseini. Apalagi jika derita pasien begitu besar hingga Tuhan pun menjadi objek kemarahan.

Tahap Ketiga:Tawar Menawar (Bargaining)
 
Tahap dimana penderita melakukan tawar menawar kepada Tuhannya. 
  • Ya Tuhan Hamba berjanji akan -----------------, sembuhkan lah HambaMu ini ya Allah.....
  • Izinkanlah HambaMu ini melakukan ------------------- sebelum Engkau ---------------

Tahap Keempat:Depresi(Depression)

Reaksi depresi reaktif, penderita merasakan suatu kehilangan sesuatu di masa lalu. 
Penyakitnya dapat membuat kehilangan pekerjaan, tidak bisa melakukan hobi, terbatasnya mobilitas dan lain-lain. 

Reaksi depresi preparatorik dapat berupa kehilangan sesuatu yang belum pernah terjadi.
Penyakitnya dapat menghilangkan asa mencapai cita-cita, ketergantungan keluarga kepadanya

Tahap Kelima:Penerimaan(Acceptence)
 
Beberapa penderita yang sampai pada tahap yang bukan membahagiakan dimana tahap ini dikenal juga dengan tahap kekosongan. Penderita, merasakan perasaan kosong....dan akhirnya pasrah tak berdaya atau menyerah.

Pada dasarnya, orang akhirnya setiap orang akan pasrah dan menyerah, karena kematian tak dapat dihindari.


Kandungan Gizi Srikaya - Sugar Apple


Srikaya atau buah nona (Annona squamosa), adalah tanaman yang tergolong ke dalam genus Annona yang berasal dari daerah tropis.
Buah ini lebih sering kita jumpai di supermarket dalam betuk selai (selai srikaya) dibanding buahnya sendiri. 
Buah srikaya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak (serupa sirsak). Daging buahnya berwarna putih.
Termasuk semak semi-hijau abadi atau pohon yang meranggas mencapai 8 m tingginya. Daunnya berselang, sederhana, lembing membujur, 7-12 cm panjangnya, dan berlebar 3-4 cm. Bunganya muncul dalam tandan sebanyak 3-4, tiap bunga berlebar 2-3 cm, dengan enam daun bunga/kelopak, kuning-hijau berbintik ungu di dasarnya.

Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Magnoliids
Ordo: Magnoliales
Famili: Annonaceae
Genus: Annona
Spesies: A. squamosa          

 Nama umum
Indonesia:Srikaya, sirkaya, sarikaya, atis
Inggris:Sugar Apple
Melayu:Nona Sri Kaya, Buah Nona, Sri Kaya
Vietnam:Na, Mang Cau Ta
Thailand:Noi Na
Pilipina:Atis




Buahnya biasanya bundar atau mirip kerucut cemara, berdiameter 6-10 cm, dengan kulit berbenjol dan bersisik. Daging buahnya putih, menyerupai dan memiliki rasa seperti podeng.

Srikaya kaya akan energi makanan dan merupakan sumber zat besi yang baik.

Kandungan Gizi Srikaya
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 79 dari Lemak 1.80

% Nilai harian*
Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  Lemak Jenuh 0.000 g 0.0 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 3 mg 0.1 %
Total Karbohidrat 20.20 g 6.7 %
  Diet Serat 2.2 g 8.8 %
Protein 1.20 g 2.4 %

  Vitamin C115.0 %
  Vitamin B1 Thiamin1.3 %
  Vitamin B2 Riboflavin2.4 %
  Vitamin B3 Niasin4.5 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid1.8 %
  Vitamin B64.0 %
  Kalsium2.1 %
  Besi2.8 %
  Kalium7.1 %
  Fosfor2.3 %
  Magnesium2.5 %
  Seng0.7 %
  Tembaga3.5 %
  Mangan4.0 %
  C Sistein3.4 %
  F Fenilalanin3.4 %
  I Isoleusin3.4 %
  K Lisin3.4 %
  L Leusin2.6 %
  M Metionin2.3 %
  T Treonin4.0 %
  Tirosin2.7 %
  V Valin3.0 %
  W Triptofan4.3 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
sumber : http://manycalories.com/id


Kandungan Gizi Buah Kesemek - Persimmon

Kesemek adalah nama sejenis buah-buahan dari marga Diospyros. Tanaman ini dikenal pula dengan sebutan buah kaki, atau dalam bahasa Inggris dinamai Oriental (Chinese/Japanese) persimmon. Nama ilmiahnya adalah Diospyros kaki. (‘Kaki’, bahasa Jepang, adalah nama zat tanin yang dihasilkan buah ini).

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Ericales
Famili: Ebenaceae
Genus: Diospyros
Spesies: D. kaki


Kesemek selain dikenal sebagai buah kaki juga disebut sebagai Semek, Buah Samak, dan Tasmak (Bahasa Banjar). Kesemek berasal dari Republik Rakyat Cina, yang kemudian menyebar ke Jepang pada zaman purba dan dikembang biakkan di sana. Belakangan buah ini menyebar ke bagian lain Asia, dan pada masa kolonial di tahun 1800an dibawa ke Eropa selatan dan Amerika (Kalifornia).




Di Indonesia, Malaysia dan Thailand, produksi kesemek umumnya hanya cukup untuk konsumsi lokal. Sumatera Utara, khususnya wilayah Brastagi, di waktu lalu pernah secara tetap mengirimkan kesemek untuk Singapura; namun kini terhenti karena kualitasnya terdesak oleh kesemek produk negara-negara lain. Tempat-tempat lain di Indonesia yang menghasilkan kesemek di antaranya adalah Jawa Barat dan Jawa Timur, di mana buah ini ditanam pada daerah-daerah tinggi di pegunungan.

Di Indonesia buah ini kadang dinamakan Buah Genit, karena seperti memakai bedak putih bagai seorang wanita genit...

 

Kandungan Gizi Buah Kesemek
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 65 dari Lemak 2.70

% Nilai harian*
Total Lemak 0.30 g 0.5 %
  Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 2 mg 0.1 %
Total Karbohidrat 17.00 g 5.7 %
  Diet Serat 1.8 g 7.2 %
Protein 0.50 g 1.0 %

  Vitamin C60.0 %
  Vitamin B1 Thiamin4.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin3.5 %
  Vitamin B3 Niasin3.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid1.6 %
  Vitamin B66.5 %
  Kalsium1.0 %
  Besi0.6 %
  Kalium4.5 %
  Fosfor1.1 %
  Magnesium2.3 %
  Tembaga5.5 %
  Mangan1.5 %
  F Fenilalanin1.9 %
  I Isoleusin1.3 %
  K Lisin2.0 %
  L Leusin1.1 %
  M Metionin1.0 %
  T Treonin1.8 %
  Tirosin1.1 %
  V Valin1.4 %
  W Triptofan2.9 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
sumber : http://manycalories.com/id

Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves

Umbi Singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.


Daun singkong berbentuk seperti "bentuk jari" bewarna hijau gelap.

Photo Credit Jupiterimages/Photos.com/Getty Images
Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 37 dari Lemak 1.80

% Nilai harian*
Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  Lemak Jenuh 0.000 g 0.0 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 11 mg 0.5 %
Total Karbohidrat 7.30 g 2.4 %
  Diet Serat 0.6 g 2.4 %
Protein 3.70 g 7.4 %

  Vitamin C55.0 %
  Vitamin B1 Thiamin6.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin11.2 %
  Vitamin B3 Niasin4.5 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid2.5 %
  Vitamin B627.0 %
  Kalsium21.1 %
  Besi17.2 %
  Kalium15.7 %
  Fosfor7.2 %
  Magnesium15.5 %
  Seng2.7 %
  Tembaga9.5 %
  Mangan6.0 %
  C Sistein6.1 %
  F Fenilalanin19.2 %
  I Isoleusin12.5 %
  K Lisin8.2 %
  L Leusin11.2 %
  M Metionin9.7 %
  T Treonin12.4 %
  Tirosin13.3 %
  V Valin10.8 %
  W Triptofan8.6 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
sumber : http://manycalories.com/id

Kandungan Gizi Buah Sukun

Sukun adalah nama sejenis pohon dan sekaligus buahnya. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai "buah roti" (Inggris.: breadfruit; Belanda.: broodvrucht, dll.).

Bakkara, begitulah sukun dikenal di daerah Sulawesi Selatan, merupakan buah yang biasa diolah menjadi gorengan yang selalu laku di jual, dikarenakan harganya yang relatif murah. Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang kini mulai cukup populer dan dikembangkan diberbagai daerah.  Buah sukun segar bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan, lazimnya yaitu dengan cara menggoreng daging buahnya.  Agar dapat disimpan lebih lama sebagai bahan pangan, buah sukun dapat diolah menjadi gaplek sukun, tepung sukun, pati sukun, atau tapai sukun, dll.  Dengan adanya bahan-bahan dasar tersebut, maka aneka panganan dengan bahan baku buah sukun dapat dibuat dan dinikmati setiap saat.

Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata "sukun" dalam bahasa Jawa berarti "tanpa biji" dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. "Moyangnya" yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih (bahasa Jawa). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus altilis.

Kerajaan: Plantae
Filum: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Rosales
Famili: Moraceae
Genus: Artocarpus
Spesies: A. altilis - Artocarpus altilis

Buah Sukun yang sekilas kulitnya mirip buah Nangka

Buah Sukun dan pohon Sukun
 
Sukun sudah lama dikenal di tengah masyarakat Indonesia. Buahnya biasa digoreng dibuat keripik, atau direbus sebagai makanan kecil. Harganya yang tidak mahal menjadikannya makanan kecil yang banyak dijajakan.

Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama.
Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya, sehingga berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng.

Sukun dapat menghasilkan buah hingga 200 buah per pohon per tahun. Masing-masing buah beratnya antara 400-1200 gr, namun ada pula varietas yang buahnya mencapai 5 kg. Nilai energinya antara 470-670 kJ per 100 gram. Tidak mengherankan bila sukun menarik minat para penjelajah Barat, yang kemudian mengimpor tanaman ini dari Tahiti ke Amerika tropis (Karibia) pada sekitar akhir 1780an untuk menghasilkan makanan murah bagi para budak di sana.

Kandungan Gizi Buah Sukun
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 103 dari Lemak 1.80

% Nilai harian*
Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 2 mg 0.1 %
Total Karbohidrat 27.10 g 9.0 %
  Diet Serat 4.9 g 19.6 %
Protein 1.10 g 2.2 %

  Vitamin C48.3 %
  Vitamin B1 Thiamin6.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin1.8 %
  Vitamin B3 Niasin4.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid5.6 %
  Vitamin B615.0 %
  Kalsium1.7 %
  Besi2.8 %
  Kalium14.0 %
  Fosfor3.0 %
  Magnesium6.3 %
  Seng0.7 %
  Tembaga4.0 %
  Mangan3.0 %
  C Sistein1.7 %
  F Fenilalanin3.0 %
  I Isoleusin4.6 %
  K Lisin1.8 %
  L Leusin2.4 %
  M Metionin1.9 %
  T Treonin5.0 %
  Tirosin2.2 %
  V Valin2.6 %
  W Triptofan10.7 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
source : http://manycalories.com/id

Kandungan Gizi Kulit Melinjo

Melinjo merupakan bahan baku makanan yang bisa diolah dengan berbagai macam bentuk. Dari buahnya sendiri bisa di buat Emping, daun dan batangnya bisa menjadi bahan pelengkap sayur asem.

Kulit melinjo bisa dijadikan abon kulit melinjo atau bisa diolah menjadi masakan sederhana.

Tumisan Kulit melinjo - Kulit ayam
Bahan – bahan :
  • 200 gr kulit melinjo, potong kasar
  • 150 gr kulit ayam, cincang kasar
  • 100 gr wortel, potong sesuai selera, kukus sampai agak layu
  • 100 gr cabe merah besar, iris bulat tipis
  • 2 cm lengkuas, di memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 250 ml air
Bumbu halus :
  • 6 butir bawang merah
  • 2 butir bawang putih
  • 5 buah cabe merah
  • 2 butir kemiri sangrai
  • 1 sdt terasi matang (opsional)
  • Garam dan gula pasir secukupnya
Cara memasak :
  1. Bersihkan kulit melinjo, kulit ayam dan cabe merah besar
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan kulit ayam, masak hingga berubah warna
  4. Masukkan kulit melinjo, aduk rata.
  5. Tambahkan air, masak hingga setengah matang.
  6. Masukkan potongan wortel yang telah dikukus sebelumnya 
  7. Masukkan cabe merah besar, aduk rata.
  8. Masak hingga matang, angkat dan sajikan.
Kandungan Gizi Kulit Melinjo 100 gr
sumber :http://manycalories.com/id


Jumlah per Porsi
Kalori 115 dari Lemak 3.60

% Nilai harian*
Total Lemak 0.40 g 0.6 %
  Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 5 mg 0.2 %
Total Karbohidrat 28.60 g 9.5 %
  Diet Serat 5.3 g 21.2 %
Protein 2.30 g 4.6 %

  Vitamin C218.3 %
  Vitamin B1 Thiamin13.3 %
  Vitamin B2 Riboflavin5.3 %
  Vitamin B3 Niasin5.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid5.8 %
  Vitamin B69.5 %
  Kalsium8.7 %
  Besi1.7 %
  Kalium15.6 %
  Fosfor3.8 %
  Magnesium6.8 %
  Seng2.0 %
  Tembaga6.0 %
  Mangan4.5 %
  C Sistein4.2 %
  F Fenilalanin8.6 %
  I Isoleusin4.7 %
  K Lisin7.0 %
  L Leusin2.2 %
  M Metionin8.6 %
  T Treonin5.0 %
  Tirosin4.8 %
  V Valin5.1 %
  W Triptofan8.6 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 3

Kandungan Gizi Emping Melinjo

Emping adalah sejenis makanan ringan yang terbuat dengan cara menghancurkan bahan baku (biasanya terbuat dari biji/buah melinjo) hingga halus kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.

 Emping Melinjo merupakan produk olahan yang sering dipakai sebagai pelengkap makanan lainnya. Rasanya yang asin-gurih membuahnya menjadi salah satu primadona "dikalangan krupuk" khas Indonesia.

Pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, kemudian dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oleh pengusaha kecil, biasanya emping melinjo di produksi oleh industri daerah misalnya di Kabupaten Klaten Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Kabupaten Magetan, atau di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Emping sebenarnya dapat pula dari berbagai bahan, asalkan bahannya mengandung cukup pati. Ada emping dibuat dari bulir jagung (oleh pengrajin di daerah di Yogyakarta) serta emping yang terbuat dari umbi teki.
Emping juga disertakan dalam penyajian bubur, gado-gado, ketoprak, dan lain sebagainya. Sebagai makanan ringan yang berdiri sendiri emping juga dijual dalam bentuk emping balado.

Emping Melinjo sebelum di masak

Emping Melinjo setelah dimasak

Kandungan Gizi Emping Melinjo 100 gr
sumber : http://manycalories.com/id


Jumlah per Porsi
Kalori 332 dari Lemak 18.00

% Nilai harian*
Total Lemak 2.00 g 3.1 %
  Lemak Jenuh 0.300 g 1.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 5 mg 0.2 %
Total Karbohidrat 64.50 g 21.5 %
  Diet Serat 14.9 g 59.6 %
Protein 15.40 g 30.8 %

  Vitamin B1 Thiamin42.7 %
  Vitamin B2 Riboflavin8.8 %
  Vitamin B3 Niasin8.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid13.5 %
  Vitamin B63.0 %
  Kalsium16.3 %
  Besi19.4 %
  Kalium39.1 %
  Fosfor62.6 %
  Magnesium52.5 %
  Seng2.0 %
  Tembaga5.5 %
  Mangan11.0 %
  C Sistein38.3 %
  F Fenilalanin87.7 %
  I Isoleusin54.6 %
  K Lisin46.9 %
  L Leusin44.5 %
  M Metionin50.9 %
  T Treonin71.1 %
  Tirosin42.9 %
  V Valin54.5 %
  W Triptofan78.9 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g