Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Sehat. Tampilkan semua postingan

Tahapan Menuju Kematian

Apa Reaksi Anda jika Anda tahu hidup Anda tidak lama Lagi


  
Kematian adalah tahapan paling sulit bagi manusia, tetapi kita bisa menolong serta mengerti bagaimana manusia berjuang menuju kematian. Ada beberapa tahapan yang akan dilalui setiap individu menuju kematian. Mengetahui tahapan-tahapan menuju kematian yang ditulis oleh Elisabeth Kübler-Ross, M.D. (July 8, 1926 – August 24, 2004) dalam bukunya berjudul "On Death and Dying" pada tahun 1969, dapat menolong kita untuk mengerti penderita yang sedang berjuang menghadapi kematian disaat yang sama dapat membantu keluarga yang akan ditinggalkan.

Tahap Pertama:Penyangkalan dan Pengasingan (Denial and Isolation)
  • Terjadinya respon keterkejutan sementara pasien terhadap berita buruk. 
  • Timbul sikap mengasingan diri dari beberapa orang, bahkan anggota keluarga serta lingkungan
  • Sikap penyangkalan sehingga mengasingkan diri muncul setiap kali sang penderita mendengar perkembangan baru atau merasa bahwa dirinya semakin dekat dengan kematian.

Tahap Kedua:Kemarahan (Anger)

  • Kemarahan kepada diri sendiri
    • Penderita mulai marah serta menyalahkan diri sendiri seperti "mengapa sampai saya sakit", "aku memiliki pola hidup sehat", "keluargaku semua sehat", "diet dan makananku ku jaga"
  • Kemarahan kepada keluarga
    • Kemarahan yang mulai menyalahkan keluarga, nenek moyang atau keturunan, seperti "mengapa dulu ayah saya menikah dengan ibu saya"Tuhan, atau sebaliknya "mungkin ini penyakit kutukan dari nenek moyang"
  • Kemarahan kepada lingkungan
    • Bentuk kemarahan yang menyalahkan lingkungan seperti, "mengapa dulu kita tinggal di tempat ini", "mengapa lingkungan di tempat ini masih tetap di huni orang". Apabila penderita berada di rumah sakit dia mulai menyalahkan para tenaga medis.
  • Kemarahan kepada Tuhan
    • Kemarahan yang sangat ditakutkan, oleh semua orang, terutama orang-orang terdekat yang hidup disekitar penderita. Kemarahan yang terjadi dengan menyalahkan Tuhan sehingga seakan-akan penderita menyalahkan Tuhan, “Mengapa harus saya?”, "koq, Tuhan kejam sekali", "koq, Tuhan tega amat sih"

Sikap kemarahan yang timbul yang begitu dikhawatirkan adalah sikap menyalahkan Tuhan. Apabila seseorang meninggal dalam fase ini maka dia mati dalam keadaan tidak percaya Tuhan lagi(marah terhadap Tuhan). Disinilah peran keluarga dan pihak medis untuk melewati faseini. Apalagi jika derita pasien begitu besar hingga Tuhan pun menjadi objek kemarahan.

Tahap Ketiga:Tawar Menawar (Bargaining)
 
Tahap dimana penderita melakukan tawar menawar kepada Tuhannya. 
  • Ya Tuhan Hamba berjanji akan -----------------, sembuhkan lah HambaMu ini ya Allah.....
  • Izinkanlah HambaMu ini melakukan ------------------- sebelum Engkau ---------------

Tahap Keempat:Depresi(Depression)

Reaksi depresi reaktif, penderita merasakan suatu kehilangan sesuatu di masa lalu. 
Penyakitnya dapat membuat kehilangan pekerjaan, tidak bisa melakukan hobi, terbatasnya mobilitas dan lain-lain. 

Reaksi depresi preparatorik dapat berupa kehilangan sesuatu yang belum pernah terjadi.
Penyakitnya dapat menghilangkan asa mencapai cita-cita, ketergantungan keluarga kepadanya

Tahap Kelima:Penerimaan(Acceptence)
 
Beberapa penderita yang sampai pada tahap yang bukan membahagiakan dimana tahap ini dikenal juga dengan tahap kekosongan. Penderita, merasakan perasaan kosong....dan akhirnya pasrah tak berdaya atau menyerah.

Pada dasarnya, orang akhirnya setiap orang akan pasrah dan menyerah, karena kematian tak dapat dihindari.


Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves

Umbi Singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.


Daun singkong berbentuk seperti "bentuk jari" bewarna hijau gelap.

Photo Credit Jupiterimages/Photos.com/Getty Images
Kandungan Gizi Daun Singkong - Cassava Leaves
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 37 dari Lemak 1.80

% Nilai harian*
Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  Lemak Jenuh 0.000 g 0.0 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 11 mg 0.5 %
Total Karbohidrat 7.30 g 2.4 %
  Diet Serat 0.6 g 2.4 %
Protein 3.70 g 7.4 %

  Vitamin C55.0 %
  Vitamin B1 Thiamin6.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin11.2 %
  Vitamin B3 Niasin4.5 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid2.5 %
  Vitamin B627.0 %
  Kalsium21.1 %
  Besi17.2 %
  Kalium15.7 %
  Fosfor7.2 %
  Magnesium15.5 %
  Seng2.7 %
  Tembaga9.5 %
  Mangan6.0 %
  C Sistein6.1 %
  F Fenilalanin19.2 %
  I Isoleusin12.5 %
  K Lisin8.2 %
  L Leusin11.2 %
  M Metionin9.7 %
  T Treonin12.4 %
  Tirosin13.3 %
  V Valin10.8 %
  W Triptofan8.6 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
sumber : http://manycalories.com/id

Kandungan Gizi Buah Sukun

Sukun adalah nama sejenis pohon dan sekaligus buahnya. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai "buah roti" (Inggris.: breadfruit; Belanda.: broodvrucht, dll.).

Bakkara, begitulah sukun dikenal di daerah Sulawesi Selatan, merupakan buah yang biasa diolah menjadi gorengan yang selalu laku di jual, dikarenakan harganya yang relatif murah. Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang kini mulai cukup populer dan dikembangkan diberbagai daerah.  Buah sukun segar bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan, lazimnya yaitu dengan cara menggoreng daging buahnya.  Agar dapat disimpan lebih lama sebagai bahan pangan, buah sukun dapat diolah menjadi gaplek sukun, tepung sukun, pati sukun, atau tapai sukun, dll.  Dengan adanya bahan-bahan dasar tersebut, maka aneka panganan dengan bahan baku buah sukun dapat dibuat dan dinikmati setiap saat.

Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata "sukun" dalam bahasa Jawa berarti "tanpa biji" dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. "Moyangnya" yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih (bahasa Jawa). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus altilis.

Kerajaan: Plantae
Filum: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Rosales
Famili: Moraceae
Genus: Artocarpus
Spesies: A. altilis - Artocarpus altilis

Buah Sukun yang sekilas kulitnya mirip buah Nangka

Buah Sukun dan pohon Sukun
 
Sukun sudah lama dikenal di tengah masyarakat Indonesia. Buahnya biasa digoreng dibuat keripik, atau direbus sebagai makanan kecil. Harganya yang tidak mahal menjadikannya makanan kecil yang banyak dijajakan.

Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama.
Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya, sehingga berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng.

Sukun dapat menghasilkan buah hingga 200 buah per pohon per tahun. Masing-masing buah beratnya antara 400-1200 gr, namun ada pula varietas yang buahnya mencapai 5 kg. Nilai energinya antara 470-670 kJ per 100 gram. Tidak mengherankan bila sukun menarik minat para penjelajah Barat, yang kemudian mengimpor tanaman ini dari Tahiti ke Amerika tropis (Karibia) pada sekitar akhir 1780an untuk menghasilkan makanan murah bagi para budak di sana.

Kandungan Gizi Buah Sukun
Melayani Ukuran 100 gr (100 g)


Jumlah per Porsi
Kalori 103 dari Lemak 1.80

% Nilai harian*
Total Lemak 0.20 g 0.3 %
  Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 2 mg 0.1 %
Total Karbohidrat 27.10 g 9.0 %
  Diet Serat 4.9 g 19.6 %
Protein 1.10 g 2.2 %

  Vitamin C48.3 %
  Vitamin B1 Thiamin6.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin1.8 %
  Vitamin B3 Niasin4.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid5.6 %
  Vitamin B615.0 %
  Kalsium1.7 %
  Besi2.8 %
  Kalium14.0 %
  Fosfor3.0 %
  Magnesium6.3 %
  Seng0.7 %
  Tembaga4.0 %
  Mangan3.0 %
  C Sistein1.7 %
  F Fenilalanin3.0 %
  I Isoleusin4.6 %
  K Lisin1.8 %
  L Leusin2.4 %
  M Metionin1.9 %
  T Treonin5.0 %
  Tirosin2.2 %
  V Valin2.6 %
  W Triptofan10.7 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g
source : http://manycalories.com/id

Kandungan Gizi Kulit Melinjo

Melinjo merupakan bahan baku makanan yang bisa diolah dengan berbagai macam bentuk. Dari buahnya sendiri bisa di buat Emping, daun dan batangnya bisa menjadi bahan pelengkap sayur asem.

Kulit melinjo bisa dijadikan abon kulit melinjo atau bisa diolah menjadi masakan sederhana.

Tumisan Kulit melinjo - Kulit ayam
Bahan – bahan :
  • 200 gr kulit melinjo, potong kasar
  • 150 gr kulit ayam, cincang kasar
  • 100 gr wortel, potong sesuai selera, kukus sampai agak layu
  • 100 gr cabe merah besar, iris bulat tipis
  • 2 cm lengkuas, di memarkan
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 250 ml air
Bumbu halus :
  • 6 butir bawang merah
  • 2 butir bawang putih
  • 5 buah cabe merah
  • 2 butir kemiri sangrai
  • 1 sdt terasi matang (opsional)
  • Garam dan gula pasir secukupnya
Cara memasak :
  1. Bersihkan kulit melinjo, kulit ayam dan cabe merah besar
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas hingga harum.
  3. Masukkan kulit ayam, masak hingga berubah warna
  4. Masukkan kulit melinjo, aduk rata.
  5. Tambahkan air, masak hingga setengah matang.
  6. Masukkan potongan wortel yang telah dikukus sebelumnya 
  7. Masukkan cabe merah besar, aduk rata.
  8. Masak hingga matang, angkat dan sajikan.
Kandungan Gizi Kulit Melinjo 100 gr
sumber :http://manycalories.com/id


Jumlah per Porsi
Kalori 115 dari Lemak 3.60

% Nilai harian*
Total Lemak 0.40 g 0.6 %
  Lemak Jenuh 0.100 g 0.5 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 5 mg 0.2 %
Total Karbohidrat 28.60 g 9.5 %
  Diet Serat 5.3 g 21.2 %
Protein 2.30 g 4.6 %

  Vitamin C218.3 %
  Vitamin B1 Thiamin13.3 %
  Vitamin B2 Riboflavin5.3 %
  Vitamin B3 Niasin5.0 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid5.8 %
  Vitamin B69.5 %
  Kalsium8.7 %
  Besi1.7 %
  Kalium15.6 %
  Fosfor3.8 %
  Magnesium6.8 %
  Seng2.0 %
  Tembaga6.0 %
  Mangan4.5 %
  C Sistein4.2 %
  F Fenilalanin8.6 %
  I Isoleusin4.7 %
  K Lisin7.0 %
  L Leusin2.2 %
  M Metionin8.6 %
  T Treonin5.0 %
  Tirosin4.8 %
  V Valin5.1 %
  W Triptofan8.6 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 3

Kandungan Gizi Melinjo - Belinjo

Di Indonesia mendengar kata Melinjo, Belinjo, Tangkil atau Muling, mungkin kita langsung berpikir tentang Sayur Asem dan Emping. Kulinari Indonesia yang berhubungan dengan Melinjo memang paling populer adalah Sayur Asem(sour vegetables soup) dan Emping.

Biji Melinjo yang terbungkus Aril

Biji Melinjo dalam Sayur Asem
Biji Melinjo masih dalam pohon

Melinjo (Gnetum gnemon Linn.) atau dalam bahasa Sunda disebut Tangkil adalah suatu spesies tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae) berbentuk pohon yang berasal dari Asia tropik, melanesia, dan Pasifik Barat. 

Melinjo dikenal pula dengan nama belinjo, mlinjo (bahasa Jawa), tangkil (bahasa Sunda) atau bago (bahasa Melayu dan bahasa Tagalog), Khalet (Bahasa Kamboja), muling (Aceh), peesae (Pattani Malay), dae (Kwara'ae), phakmiang (Thailand) dan bét, rau bép, rau danh atau gắm (Vietnam).

Melinjo banyak ditanam di pekarangan sebagai peneduh atau pembatas pekarangan dan terutama dimanfaatkan buah dan daunnya. Berbeda dengan anggota Gnetum lainnya yang biasanya merupakan liana, melinjo berbentuk pohon.

Melinjo jarang dibudidayakan secara intensif. Kayunya dapat dipakai sebagai bahan papan dan alat rumah tangga sederhana. Daun mudanya (disebut sebagai so dalam bahasa Jawa) digunakan sebagai bahan sayuran (misalnya pada sayur asem). Bunga (jantan maupun betina) dan bijinya yang masih kecil-kecil (pentil) maupun yang sudah masak dijadikan juga sebagai sayuran. Biji melinjo juga menjadi bahan baku emping. Kulitnya bisa dijadikan abon kulit melinjo.

Kandungan Nutrisi

Penelitian yang sudah dilakukan pada melinjo menujukkan bahwa melinjo menghasilkan senyawa antioksidan.Aktivitas antioksidan ini diperoleh dari konsentrasi protein tinggi, 9-10 persen dalam tiap biji melinjo. Protein utamanya berukuran 30 kilo Dalton yang amat efektif untuk menghabisi radikal bebas yang menjadi penyebab berbagai macam penyakit.

Selain itu melinjo juga merupakan antimikroba alami. Itu artinya protein melinjo juga bisa dipakai sebagai pengawet alami makanan sekaligus obat baru untuk penyakit yang disebabkan oleh bakteri.Peptida yang diisolasi dari biji melinjo diindikasikan punya potensi aktif menghambat beberapa jenis bakteri gram positif dan negatif.

Kandungan Gizi buah Melinjo/belinjo 100 gr
sumber : http://manycalories.com/id


Jumlah per Porsi
Kalori 47 dari Lemak 0.90

% Nilai harian*
Total Lemak 0.10 g 0.2 %
  Lemak Jenuh 0.000 g 0.0 %
Kolesterol 0 mg 0.0 %
Sodium 0 mg 0.0 %
Total Karbohidrat 11.80 g 3.9 %
  Diet Serat 2.4 g 9.6 %
Protein 0.90 g 1.8 %

  Vitamin C88.3 %
  Vitamin B1 Thiamin6.0 %
  Vitamin B2 Riboflavin2.4 %
  Vitamin B3 Niasin1.5 %
  Vitamin B5 Asam Pantotenat acid2.5 %
  Vitamin B63.0 %
  Kalsium4.0 %
  Besi0.6 %
  Kalium5.2 %
  Fosfor1.4 %
  Magnesium2.5 %
  Seng0.7 %
  Tembaga2.5 %
  Mangan1.5 %
  C Sistein1.9 %
  F Fenilalanin3.5 %
  I Isoleusin1.8 %
  K Lisin2.2 %
  L Leusin0.8 %
  M Metionin3.8 %
  T Treonin1.4 %
  Tirosin1.8 %
  V Valin2.2 %
  W Triptofan3.2 %
* Nilai Persen harian berdasarkan diet 2.000 kalori. Nilai harian Anda mungkin lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori Anda.
Jumlah total lemak Kurang dari 65g
Lemak jenuhKurang dari 20g
KolesterolKurang dari 300mg
Sodium Kurang dari 2,400mg
Jumlah Karbohidrat 300g
Diet Serat25g

Resep sederhana Membuat Simple Syrup - Sirup Sederhana Berbagai Rasa

Simple Syrup atau sirup sederhana adalah sirup yang dibuat dengan bahan dan cara sederhana.
Ditengah meningginya harga kebutuhan pokok lainnya, kita sedikit bingung memilih sirup favorit sesuai kocek. Cara sederhana mengakalinya adalah dengan membuat simple syrup.

Keuntungan simple sirup adalah :
  • Mudah dibuat
  • Peralatan sederhana
  • Murah
  • Sehat Higienis
  • tanpa bahan pengawet

Metode simple syrup :
alat : kompor, panci dan botol
  • 2 bagian gula(gula pasir putih) + 1 bagian air
  • didihkan air
  • masukan bagian gula, kecilkan api
  • aduk secara konstan
  • tiriskan bila gula telah larut
  • dinginkan
  • masukkan dalam botol
  • siap digunakan

Sirup Pandan Sederhana : 
  • 1 bagian gula(gula pasir putih) + 1 bagian air
  • didihkan air
  • tambahkan 4 ikat daun pandan  masak sampai daun pandan layu
  • masukan bagian gula, tambahkan vanila bubuk secukupnya, kecilkan api
  • aduk secara konstan
  • tiriskan bila gula telah larut
  • saring sirup
  • dinginkan
  • masukkan dalam botol
  • siap digunakan 
  • cocok untuk campuran es Kelapa muda /kopyor, es Melon atau sesuai selera

Sirup Vanila Jahe sederhana : 
Ruas Vanilla, belah menjadi dua bagian

  • 8 ons gula(gula pasir putih) + 8 ons bagian air 
  • 3 ruas Jahe segar, bersihkan dan keprak
  • 2 ruas Vanila, bersihkan dan belah
  • didihkan air
  • masukkan Jahe dan Vanila, aduk konstan sampai wangi Jahe harum (20 menit)
  • masukan bagian gula, kecilkan api
  • aduk secara konstan
  • tiriskan bila gula telah larut
  • saring sirup
  • dinginkan
  • masukkan dalam botol
  • siap digunakan, masukkan dalam kulkas, tahan sekitar 10 hari
Tips : sebaiknya dimasukkandalam botol kaca 


Ketupat, Ikon Hari Raya - Idul Fitri dan Idul Adha

Ketupat merupakan paganan asal Asia Tenggara terutama Indonesia, Malaysia, Brunai, Singapura dan Philipina (pusô in Cebuano, bugnóy in Hiligaynon, patupat in Kapampangan and Pangasinan, atau ta’mu in Tausug)

Ketupat merupakan produk olahan beras yang disandingkan dengan berbagai macam olahan lain seperti Rendang, Opor, Gado-gado, Sate,. Coto Makassar dan lainnya.

Ketupat identik dengan hari raya besar Islam terutama Lebaran/ Idul Fitri danm Idul Adha. Bahkan menjadi Aksesoris untuk memperindah interior rumah, tempat pembelanjaan, hotel dalam bentuk replika ketupat.

Ikon Ketupat biasanya hanya untuk kawasan Asia tenggara, tidak untuk kawasan lainnya. Jadi Ketupat merupakan tradisi lokal bukan intisari Islam secara umum.

Ketupat Lebaran biasanya ketupat yang terbuat dari beras dan dibungkus oleh Janur Kelapa, bukan ketupat yang dibungkus oleh daun palas (ketupat Palas).

Sebagai Ikon Lebaran, Ketupat disajikan bersama Opor atau Rendang serta Kare, bukan dengan lainnya semisal sate atau Coto (untuk daerah makassar).

berikut merupakan padanan ketupat diberbagai daerah :
  • bahasa Bali: tipat
  • bahasa Banjar: katupat
  • bahasa Betawi: tupat
  • bahasa Cebu: puso
  • Bahasa Filipino: bugnoy
  • bahasa Jawa: kupat
  • bahasa Kapampangan: patupat
  • bahasa Makassar: katupa
  • bahasa Melayu/Indonesia: ketupat
  • bahasa Sunda: kupat
  • bahasa Tausug: ta’mu
  • bahasa Tolitoli: kasipat
  • bahasa Minangkabau:katupek
  • bahasa sasak:topat

Ramadhan Iftar, berbagai istilah berbuka puasa diberbagai Negara

Dalam Bulan Ramadhan, setiap Muslim didunia melakukan Puasa sebulan Penuh sebagai bentuk kewajiban sebagai seorang Muslim. Dan setiap berpuasa maka diikutri kewajiban untuk berbuka puasa.

Istilah berbuka Puasa adalah istilah di Indonesia untuk mengakhiri Puasa selama kurang lebih 14 jam. Dalam Istilah Arab disebutkan sebagai Ramadhan Iftar.

Ramadhan Iftar, atau dalam istilah Indonesia berbuka puasa merupakan istilah yang saat saya menulis belum begitu akrab ditelinga orang Indonesia. 

Bahkan sebagian Kita yang ingin "meng-Inggris-kan" istilah Ramadhan Iftar atau berbuka Puasa kadang menulis dengan istilah Open Fasting (yang menurut saya agak sedikit memaksakan) atau break fasting (yang mirip dengan istilah breakfast - sarapan).Menggunakan Istilah Inggris dalam social media kadang memang terlihat keren, tapi kalau ngawur jadinya malu sendiri.

Padanan Ramadhan Iftar diberbagai negara antara lain, Malaysia dan Indonesia menyebutnya berbuka puasa, Brunei dengan sungkai, Maldives dengan Roadha Villun, dan Negara lainnya menyebutnya dengan Ramadhan Iftar. 

Ramadhan Iftar lebih sering digunakan oleh muslim dinegara dengan Eropa dan Amerika, yang diartikan secara harfiah break a fast (namun istilah break a fast ini jarang digunakan untuk puasa Ramadhan)

Berbagai Istilah yang berhubungan dengan Ramadhan :
Sahur - Sehur, Sehri, Sahari, سحور
Lebaran - Aidilfitri (Malaysia, Singapura, Brunei); Wakas ng Ramadan, Hari Raya Puasa (Philippina); Nonbu Perunaal (Tamil) Riyoyo, Riyayan, Rozar Eid Bengali, ; Boboran Siyam (Sunda); Uroë Raya Puasa (Aceh); Rojar Eid (Bangladesh); Ramazan Bayramı, Şeker Bayramı, Küçük Bayram (Turki); Orozo Mayram (Kyrgyz); Rozi Heyt (Uyghur);  Korite (Senegal); Id (Uganda); Sallah (Hausa); Kochnay hi supAkhtar (کوچنی اختر) (Pashto); Eid-e Sa'eed-e Fitr (The Mirthful Festival of Fitr, Persia); Choti Eid (Urdu); Meethi Eid (Urdu); Cheriya Perunnal (Malayalam); Ramazanski bajram (Bosnia); Bajram (Albania); Cejna Remezanê (Kurdi); Ramazanski bajram (Croatia); Рамазански бајрам (Serbia); Ciid Yare (Somalia); Id al-Fater (Ethiopia)




Menu Sederhana paling pas Untuk Buka Puasa

Puasa adalah cara yang ampuh untuk membersihkan dan cara detoksifikasi tubuh yang gratis dan aman. Sama pentingnya dengan puasa selama periode puasa adalah mengetahui apa yang dimakan, dan dalam jumlah berapa, saat akan berbuka puasa. 

Ketika berpuasa tubuh tidak mendapatkan pasokan makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Karena itu, ketika berbuk, maka tubuh membutuhkan makanan dan minuman yang dapat mengembalikan kondisi tubuh lebih cepat, terutama untuk stamina shalat tarawih dan ibadah malam lainnya. 

  

Berbuka merupakan kewajiban bagi muslim yang berpuasa, bahkan harus disegerakan. Mungkin berbuka puasa adalah kewajiban yang paling menyenangkan. Namun intisari dari berbuka puasa tetap dalam koridor Ramadhan yaitu menahan hawa nafsu. Bukan berbuka dengan nafsu [nafsu memikirkan menu buka puasa yang berlebihan, semua mau dibeli], kalau begitu maka hikmah Ramadhan tidak terserap dengan baik.

Berikut ini adalah makanan yang simpel, sederhana yang praktis tanpa diolah dengan sulit, yang tidak lebih dan juga tidak kurang :

Kurma [lihat -
Kandungan gizi Kurma]
Kurma mengandung glukosa, fruktosa dan tinggi kalium 64 persen lebih tinggi dari pisang. Nutrisi ini disebut beta-D-glucan adalah serat larut yang dapat meningkatkan daya lebih cepat. 


Madu
Konsumsi dua sendok makan madu murni, akan meningkatkan pasokan energi. Madu mengandung flavonoid dan antioksidan dan fitokimia yang dapat meningkatkan dan menjaga kesehatan.

Jus Buah
Mengkonsumsi buah yang mudah dicerna seperti semangka, anggur dan apel. Selama puasa, usus akan menyusut sehingga perlu jenis makanan yang mudah diolah. Untuk lebih praktis, membuat jus buah tanpa gula.


Ilustrasi Gambar :
http://chickenstrip.wordpress.com/2008/09/01/chickenstrip-114-a-date/#comment-9186 

Makan Cabai isi Capsaicin mulut terbakar, perlukah minum air untuk meredakannya?



Makan cabai, bagi kita orang Indonesia makan cabai dengan segala olahannya merupakan santapan sehari-hari...rasa terbakar nggak masalah......
tapi kenapa bisa muncul sensasi terbakar di mulut, apa gunanya rasa terbakar tersebut, dan bagaimana aplikasi cabai selain digunakan untuk sambel?

Kapsaisin (8-metil-N-vanilil-6-nonenamida) termasuk di dalam Kapsaisinoid, yaitu zat pedas aktif yang ada dalam tumbuh-tumbuhan, seperti cabai.

Rasa pedas ini muncul karena kapsaisin menciptakan isyarat yang sama bagi otak seperti saat kulit terkena panas. Berbeda dengan panas, rasa panas dari lidah ini hanya "rasa", bukan terbakar sesungguhnya.

Polisi sering menggunakan kapsaisin untuk menggendalikan massa demonstran. Cairan kapsaisin ini lazim disebut "gas airmata", yang mudah membuat iritasi orang.

Tidak semua makhluk bisa merasa pedas. Burung misalnya, sama sekali tidak dapat merasakan pedas. Jadi burung bisa mengudap cabai dengan leluasa. Penggemar burungpun sering mencampur makanan dengan kapsaisin agar tidak dimakan bajing. Bajing peka terhadap pedas, sedangkan burung sama sekali tidak berpengaruh.

Rasa pedas ini diukur dengan skala yang disebut Scoville. Kapsaisin murni mengandung 15 juta Scoville. Menurut Guinness Book of Records, cabai paling pedas adalah jenis Red savina habanero dengan ukuran 577 ribu unit Scoville. Tetapi ada klaim sejenis cabai di India, Naga jolokia yang mencapai 855 ribu Scoville.

TIDAK LARUT AIR
Kapsaisin adalah zat nonpolar, tidak bisa dicampur air, persis seperti minyak. Jadi jika terasa pedas tidak akan sembuh dengan meminum air karena kapsaisin tidak larut, bahkan dengan air kapsaisin bisa merata di dalam rongga mulut.
Cara terbaik menghilangkan pedas adalah dengan lemak atau minyak. Kedua zat itu melarutkan kapsaisin sehingga mudah lenyap dari dalam mulut. Kapsaisin juga memiliki efek antikoagulan.

Kapsaicin krim terutama digunakan untuk menghilangkan rasa sakit dan gatal-gatal. Kondisi itu digunakan untuk mencakup:

     Sakit punggung
     Radang kandung lendir
     Fibromyalgia
     Nyeri sendi
     Nyeri otot
     Nerve Pain
     Osteoartritis
     Karena neuropati diabetes Pain
     Phantom nyeri setelah amputasi
     Neuralgia pasca-herpes
     Pasca-bedah nyeri neuropatik
     Gatal-gatal (gatal)
     Rheumatoid arthritis

Ketika diterapkan pada kulit, krim kapsaicin  menguras substansi neurokimia-P yang mengirimkan rasa sakit.
Kapsaicin krim menghasilkan pengurangan sementara terhadap rasa sakit sehingga harus digunakan secara teratur untuk menghilangkan rasa sakit yang berkepanjangan.

nama lain :
(E)-N-(4-Hydroxy-3-methoxybenzyl) -8-methylnon-6-enamide,
trans-8-Methyl-N-vanillylnon -6-enamide, (E)-Capsaicin,
CPS, C

Kapsaisin/Capsaisin dalam Obat tempel Koyo
Koyo mengandung metil salisilat dan capsaicin yang mekanisme kerjanya dalam meredakan rasa nyeri adalah melalui interaksi senyawa capsaicin dengan neuron kemudian masuk ke dalam membran sel yang memberi sinyal ke otak dan terjadi reaksi eksoterm yang menyerap pada rasa nyeri sehingga penggunaan koyo lebih baik daripada menggunakan obat oral.
Agar penggunaan koyo tidak menimbulkan efek yang buruk, ada baiknya penggunaan koyo disesuaikan dengan kriteria dosis yang dianjurkan atau sesuai dengan petunjuk dokter. Serta, jangan terlalu lama menempelkannya pada tubuh, karena batas maksimal reaksinya hanya 6-8 jam. Hindari penggunaan obat yang terlalu berlebihan, artinya jika tubuh kita masih mampu menahan rasa nyeri jangan terburu-buru mencari atau mengonsumsi obat, khususnya obat-obatan sintetis.

Lebih baik konsultasikan dengan dokter anda sebelum memakainya secara ala kadarnya.

referensi :
http://altmedicine.about.com/od/completeazindex/a/capsaicin_cream.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/Capsaicin
http://osteoarthritis.about.com/od/painrelief/a/capsaicin.htm
http://wahyoe-analisiskimia.blogspot.com/2011/01/mekanisme-reaksi-kimia-pada-koyo.html
http://www.anneahira.com/manfaat-cabe.htm